Yang perlu Anda ketahui untuk bisa mengimpor barang ke Indonesia

Bagaimana mengimpor dan memperoleh Bea Cukai untuk barang-barang

Ketika tiba barang-barang yang dipesan dari luar negeri, mereka biasanya datang dengan agen pengiriman yang menempatkan barang-barang dalam fasilitas penyimpanan bea cukai pada saat kedatangan.

Fasilitas penyimpanan pabean tidak dimiliki oleh pabean Indonesia tapi Fasilitas disetujui oleh pabean Indonesia untuk penyimpanan barang-barang yang belum dibersihkan sampai Bea Cukai yang diperoleh. Forwarding agen biasanya memiliki fasilitas tersebut.

Untuk mengambil barang dari fasilitas penyimpanan Bea Cukai untuk digunakan, mereka harus dihapus melalui bea cukai. Cara yang paling umum kliring barang melalui bea cukai adalah Bea Cukai.

Bea Cukai untuk barang-barang

Biasanya forwarding agen dapat mendapatkan Bea Cukai untuk barang-barang atas nama Anda. Forwarding agen adalah orang atau perusahaan yang dapat menyediakan transportasi, Bea Cukai, dan sejenisnya atas nama orang lain. Forwarding agen menyatakan barang elektronik dengan mengirimkan informasi ke sistem pengurusan pabean Indonesia kepabeanan.

Deklarasi dari forwarding agen dan respon dari pabean Indonesia keduanya elektronik. Importir maupun forwarding agen kebutuhan untuk bertemu secara fisik dengan pabean Indonesia menyatakan barang.

Bahkan jika Anda menggunakan agen forwarding, importir bertanggung jawab untuk memastikan bahwa clearance impor dan kepabeanan dilakukan sesuai dengan peraturan.

Import ke Indonesia

Biasanya forwarding agen dapat mendapatkan Bea Cukai untuk barang-barang atas nama Anda. Forwarding agen adalah orang atau perusahaan yang dapat menyediakan transportasi, Bea Cukai, dan sejenisnya atas nama orang lain. Forwarding agen menyatakan barang elektronik dengan mengirimkan informasi ke sistem pengurusan pabean Indonesia kepabeanan.

Jika Anda tidak terdaftar di dalam tong mendaftar (individu swasta, perusahaan asing, dll) Anda harus membayar PPN Impor untuk pabean Indonesia impor.

Sebagian besar barang bebas dari bea masuk.

Anda importir bertanggung jawab membayar dan pelaporan tugas dan pajak. Jika Anda terdaftar di Ledger PPN, Anda harus menghitung dan melaporkan impor PPN untuk administrasi pajak Indonesia dengan cara pengembalian pajak baru. Jika Anda tidak terdaftar di dalam tong mendaftar (individu swasta, perusahaan asing, dll) Anda harus membayar PPN Impor untuk pabean Indonesia impor.

Jika Anda telah diberi kredit cukai oleh administrasi pajak Indonesia, Anda dapat menggunakan rekening kredit cukai sebagai pilihan pembayaran dengan cara yang biasa.

Barang yang dikenakan bea masuk

Sebagian besar barang bebas dari bea masuk. Sederhananya, bea masuk yang berlaku hanya untuk tekstil (misalnya pakaian) dan bahan makanan (makanan dan minuman). Jika tugas harus dibayar pada barang, ini harus dibayarkan pada impor. Tarif bea masuk yang bervariasi untuk bahan makanan selama tahun. Tarif bea masuk untuk pakaian tergantung pada beberapa faktor. Anda harus tahu kode komoditas dalam tarif Bea Cukai untuk mengetahui tarif bea masuk–ini akan memberitahu Anda bagaimana item individu diklasifikasikan. Sebagian besar barang bebas dari bea masuk. Tarif bea masuk untuk pakaian tergantung pada beberapa faktor. Anda harus tahu kode komoditas dalam tarif Bea Cukai untuk mengetahui tarif bea masuk–ini akan memberitahu Anda bagaimana item individu diklasifikasikan.

PPN

Anda umumnya akan melaporkan atau membayar PPN pada semua barang yang Anda impor ke Norwegia, bahkan jika Anda tidak membayar bea masuk atas barang.

Pemerintah Indonesia menetapkan tarif PPN setiap tahun. PPN saat ini adalah 25 persen. Satu pengecualian adalah bahan makanan, yang tingkat adalah 15 persen.

Menyadari bahwa tugas dan atas setiap pajak khusus yang harus dibayar untuk bea cukai juga termasuk dalam perhitungan PPN.

Jika Anda ingin mengetahui lebih lanjut mengenai potensi ekspor impor di Indonesia, Anda bisa mengunjungi laman EIBN ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *